Sumaterapost.co – Kaur, Bengkulu | Kabupaten Kaur kembali mencatat tinta emas di bidang pendidikan. Tim pelajar SMAN 10 Pentagon berhasil menembus ajang _Bali International Science Fair_ 2026 dan pulang membawa medali perak. Karya mereka yang berjudul “SMART ECO Forest” dinilai juri layak bersaing di level internasional.
Ajang BISF 2026 digelar di Kampus Universitas Warmadewa, Denpasar, pada 19–23 Juni lalu. Sebanyak 92 tim dari dalam dan luar negeri ikut memperebutkan penghargaan di berbagai kategori sains dan inovasi.
SMAN 10 Pentagon mengirim lima wakil terbaiknya: Muhammad Raffa Adrian, Afdil Andere, Naufal Dzaky Hasdan, Ananda Pratama, dan Zega Fredico Esmedi. Mereka tampil di kategori _Innovation Science_ dan berhasil mencuri perhatian dewan juri.
“SMART ECO Forest” menjadi proyek unggulan tim. Gagasan tersebut mengangkat solusi berbasis teknologi ramah lingkungan untuk menjaga kelestarian hutan. Orisinalitas ide dan kematangan presentasi jadi kunci tim Kaur meraih Silver Medal.
Kepala SMAN 10 Pentagon Yeye Hendri menyebut kemenangan ini tidak lepas dari kerja kolektif. Pembinaan guru, dukungan sekolah, dan restu orang tua disebut sebagai fondasi utama.
“Kami bangga. Anak-anak membuktikan siswa dari daerah terpencil juga bisa bicara di forum dunia,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (27/06/2026)
Sekolah berharap hasil ini menjadi pemantik semangat pelajar Kaur lain. Prestasi Pentagon dinilai membuka jalan agar riset siswa daerah lebih sering dilirik di kompetisi global.
Dengan medali di tangan, Tim Pentagon kini menjadi kebanggaan baru Kaur. Dari Bintuhan, mereka menunjukkan bahwa inovasi tidak mengenal batas wilayah.
Red/Tg.




