Bandar Lampung – Raut wajah penuh semangat terpancar dari ratusan calon mahasiswa baru Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya yang mengikuti seleksi wawancara Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan Beasiswa Yayasan Alfian Husin pada Kamis (16/7/26). Di balik optimisme para peserta, tampak pula tatapan penuh harapan dari orang tua yang setia mendampingi putra-putri mereka menjemput kesempatan meraih pendidikan tinggi.
Suasana di lingkungan kampus sejak pagi dipenuhi calon mahasiswa bersama keluarga. Sebagian terlihat berbincang untuk mengurangi rasa gugup, sementara yang lain mempersiapkan dokumen terakhir sebelum memasuki ruang wawancara. Momen tersebut menjadi gambaran perjuangan keluarga yang berharap beasiswa dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Sebelumnya, para peserta telah melalui proses seleksi administrasi. Sebanyak 204 peserta Beasiswa KIP Kuliah dan 88 peserta Beasiswa Yayasan Alfian Husin yang meliputi kategori Hafidz Al-Qur’an, Yatim Piatu, Tidak Mampu, Prestasi, dan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dinyatakan lolos seleksi berkas sehingga berhak mengikuti tahapan wawancara.
Wakil Rektor Bidang Nonakademik IIB Darmajaya, Muprihan Thaib, S.Sos., M.M, mengatakan bahwa proses wawancara bukan sekadar tahapan seleksi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kampus untuk mengenal lebih dekat kondisi, motivasi, dan tekad para calon penerima beasiswa.
“Di balik setiap peserta yang hadir, ada mimpi yang sedang diperjuangkan, ada orang tua yang berharap anaknya memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan tinggi. Karena itu, kami melaksanakan proses seleksi ini secara objektif, transparan, dan penuh tanggung jawab agar beasiswa benar-benar diterima oleh mereka yang berhak,” ujarnya.
Muprihan menuturkan, pemandangan orang tua yang dengan sabar menunggu anak-anak mereka selama proses wawancara menjadi salah satu potret yang paling berkesan. Menurutnya, beasiswa tidak hanya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melanjutkan studi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi keluarga.
“Melihat orang tua mendampingi anak-anaknya sejak pagi dengan penuh doa dan harapan menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah cita-cita bersama sebuah keluarga. Kami berharap program beasiswa ini dapat menjadi jembatan bagi lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu mengubah masa depan keluarganya melalui pendidikan,” kata Muprihan.
Melalui program Beasiswa KIP Kuliah dan Beasiswa Yayasan Alfian Husin, IIB Darmajaya terus mempertegas komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat. Setiap proses seleksi bukan hanya mencari penerima bantuan pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar kampus dalam menghadirkan kesempatan yang adil bagi generasi muda untuk menggapai impian mereka.(**)




