Proyek Jalan Bukit Ulu Kekurangan Volume Belum Dikembalikan ke Kas Daerah

Sumaterapost.co, MURATARA – Terkait peningkatan jalan dalam Desa Bukit Ulu kecamatan Karang Jaya yang kekurangan volume pihak Rekanan CV. Muratara Perkasa Jaya, belum kembalikan Kekurangan Volume tersebut ke kas daerah, dikarenakan masih SPH (Surat Pengakuan Hutang) dari Pemkab Musi Rawas Utara (Muratara).

“Itu kan Masih SPH, gimana mau bayar kekurangan volumenya,” ujar Bayu selaku rekanan CV. Muratara Perkasa Jaya, rabu (13/10/2021).

Bayu mengatakan sudah ada kesepakatan, jika SPH dibayar pihak rekanan akan mengembalikan kekurangan volume tersebut, namun sayang sampai sekarang Pemerintah belum ada kejalasan kapan akan membayar SPH ini.

“Tidak ada kejelasan pokoknya, apakah akan dibayar tahun 2022. Bupati tidak ada buat stetmen akan membayar, apakah tahun 2022, tahun 2023, tahun 2024. Jadi kami bingung tidak ada kepastian,” kata Bayu.

Mengenai aturan BPK setelah 60 hari harus mengembalikan Kekurangan Volume, Bayu mengungkapkan pihak perusahaan pengembaliannya bisa dicicil jika tidak mampu membayar. Namun yang jadi permasalahannya pekerjaan itu belum dibayar seratus persen.

“Gimana kita mau bayar kekurangan volumenya, coba dibayar bulan 12 kemarin pasti selesai,” ungkapnya.

Sementara itu kepala dinas PUPR Kabupaten Muratara belum berhasil dimintai keterangan, saat wartawan Sumaterapost.co, menghubungi melalui via telepon seluler tidak diangkat, begitu juga saat dihubungi via aplikasi WhatsApp belum ada tanggapan.

Diketahui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan proyek peningkatan jalan Dalam Desa Bukit Ulu kekurangan volume, kekurangan volume tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan pemerintah daerah kabupaten Musi Rawas Utara tahun 2020.
(Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here