SEMARANG – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-160 Klenteng Ling Hok Bio serta HUT Yang Mulia Kongco Hok Tek Ceng Sin, Yayasan TITD Ling Hok Bio berkolaborasi dengan Klub Fotografi Semarang (KFS) menggelar ajang “Ling Hok Bio 160th Photo Challenge”. Event bergengsi ini dijadwalkan berlangsung serentak dengan rangkaian Kirab Budaya pada 11-12 April 2026.
Ketua Yayasan TITD Klenteng Ling Hok Bio, Liemawan Haryanto, didampingi Humas Panitia, Agung Kurniawan, menegaskan bahwa lomba fotografi ini merupakan salah satu agenda strategis untuk menyemarakkan perayaan usia satu setengah abad klenteng tertua di Semarang tersebut.
“Lomba foto ini adalah salah satu event utama untuk meramaikan HUT ke-160 Klenteng Ling Hok Bio. Kami ingin momen bersejarah ini tidak hanya dirayakan oleh umat, tetapi juga didokumentasikan secara artistik oleh para fotografer agar menjadi memori kolektif yang abadi,” ujar Liemawan Haryanto di sela-sela konferensi pers persiapan acara, Jumat (27/3/2026).
Mengabadikan Akulturasi Budaya
Menurut Liemawan, Klenteng Ling Hok Bio bukan sekadar tempat ibadah, melainkan saksi hidup akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa di Semarang selama 160 tahun terakhir. Melalui lensa kamera para peserta, diharapkan nilai-nilai sejarah, arsitektur unik, dan dinamika sosial dalam kirab budaya dapat tersampaikan kepada publik luas.
“Tema yang kami angkat mencakup Human Interest, Documentary, Street, hingga Architecture. Kami mengundang fotografer untuk menangkap jiwa dari perayaan ini, mulai dari ekspresi khusyuk umat, kemeriahan barongsai, hingga detail ornamen klenteng yang sarat filosofi,” tambahnya.
Dukungan Komunitas Fotografi
Kolaborasi dengan KFS Semarang dinilai tepat untuk menjaring talenta-talenta fotografi terbaik. Nathan, perwakilan dari KFS Semarang, menyatakan antusiasme tinggi dari komunitas fotografer terhadap event ini.
“Ini kesempatan langka. Mengambil gambar di momen 160 tahun Ling Hok Bio dengan suasana kirab yang megah adalah tantangan sekaligus kehormatan bagi kami. Hadiah total Rp 4,8 juta hanyalah bonus; nilai utamanya adalah kontribusi kami dalam melestarikan sejarah lewat visual,” kata Nathan.
Detail Hadiah dan Mekanisme
Panitia menyiapkan hadiah uang pembinaan yang menarik bagi para pemenang:
* Juara 1: Rp 1.600.000
* Juara 2: Rp 1.200.000
* Juara 3: Rp 800.000
* 10 Foto Nominasi: Masing-masing Rp 160.000
Peserta wajib menggunakan kamera DSLR atau Mirrorless. Foto harus diunggah ke Instagram pribadi (tidak diprivat dan bukan format slide/carousel) dengan maksimal 5 foto per peserta. Batas waktu unggahan adalah Senin, 13 April 2026 pukul 23.59 WIB.
Peserta juga wajib mengikuti akun Instagram @linghokbio.semarang dan @kfsemarang, serta menyertakan tagar #LingHokBio160tahun, #LingHokBioSemarang, dan #LHBxKFSLombaFoto dalam setiap unggahan. Bagi peserta yang masuk nominasi, file asli (high-res minimal 5MB dengan data EXIF) harus dikirimkan ke email panitia untuk verifikasi akhir. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Harapan Bagi Pariwisata Semarang
Humas Panitia, Agung Kurniawan, menambahkan bahwa event ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan ke kawasan Gang Pinggir dan sekitarnya selama perayaan HUT.
“Dengan adanya lomba ini, ribuan foto akan beredar di media sosial. Ini menjadi promosi gratis yang efektif untuk pariwisata budaya Semarang,” pungkasnya.
Perayaan 160 tahun Klenteng Ling Hok Bio diprediksi akan menjadi salah satu festival budaya terbesar di Semarang tahun ini, memadukan ritual keagamaan, seni pertunjukan, dan kini, kompetisi fotografi kreatif.
Informasi Kontak Panitia:
* Nathan: 0852-6026-1899
* Charles: 0899-8889-918
Fakta Singkat
* Nama Event: Ling Hok Bio 160th Photo Challenge
* Inisiator: Yayasan TITD Klenteng Ling Hok Bio & KFS Semarang
* Tokoh Kunci: Liemawan Haryanto (Ketua Yayasan)
* Waktu Pemotretan: 11-12 April 2026 (Saat Kirab Budaya)
* Batas Upload: 13 April 2026, 23.59 WIB
* Total Hadiah: Rp 4.800.000 (Christian Saputro)




