TEBING TINGGI – Sumaterapost.co | Aksi premanisme jalanan menimpa JSS (20), seorang penjaga kantor Koperasi CU Mandiri di Desa Penggalangan, Serdang Bedagai. Pemuda tersebut menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) saat melintas di kawasan Simpang Marbun pada Senin (13/4/2026) malam.
Korban yang tercatat sebagai warga Kelurahan Tambangan ini harus dilarikan ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi setelah menderita luka robek akibat senjata tajam di tangan kiri serta luka hantam di area wajah.
Peristiwa bermula sekitar pukul 21.00 WIB ketika korban tengah menempuh perjalanan pulang ke rumah untuk makan malam. Rosdiana Turnip, ibu korban, membeberkan bahwa putranya tiba-tiba dikepung oleh gerombolan orang yang menggunakan tiga unit sepeda motor.
”Tiba-tiba sampai di simpang Marbun, korban dipepet OTK menggunakan tiga sepeda motor diperkirakan berjumlah tujuh orang. OTK itu menghentikan sepeda motor dan langsung membacok tangan sebelah kiri dan memukul anak saya,” tutur Rosdiana, Kamis (16/4/2026).
Gerombolan yang diperkirakan berjumlah tujuh orang tersebut langsung melarikan diri setelah melukai korban di lokasi kejadian.
Tak terima dengan perbuatan keji tersebut, pihak keluarga telah melayangkan laporan resmi ke Polsek Padang Hilir dengan harapan para pelaku segera diringkus.
Menanggapi kasus ini, Kapolsek Padang Hilir, AKP Ady Susanto P Gari, menyatakan bahwa pihaknya tengah bekerja di lapangan untuk mengungkap identitas para pelaku.
”Korban sudah membuat laporan polisi. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan kami,” tegas AKP Ady Susanto saat memberikan konfirmasi mengenai perkembangan kasus tersebut.
Reporter b75




