Giovanni Melangkah Pasti di Dunia Seni Rupa

Pelukis Giovanni Susanto ( Foto : Christian Saputro)

Semarang – Dunia seni rupa (lukis) menjadi pilihan profesi Giovanni Susanto. Dia sudah menjalani banyak profesi, tetapi kini merasa sreg dengan dunia lukis yang menjadi lakunya. Setidaknya tiga tahun kurun terakhir ini dilakoninya dengan menggantungkan kehidupannya pada jagad seni rupa.

Gio yang dikenal sebagai mural artis, tak hanya menjadikan dunia seni lukis menjadi lahan mata pencariannya, tetapi juga ladangnya berekspresi menungkan gagasan dan juga pandangannya tentang kehidupan.

Dunia lukis bagi Gio panggilan karibnya hanyalah merupakan hobi, tetapi lama-lama jadi menyandu jadi kecintaan dan akhirnya jadi piliha profesinya. Menurut Gio lewat dunia lukis dirinya tak hanya bisa melampiaskan hobinya tetapi juga bisa menyampaikan pemikiran-pemikirannya tentang berbagai sendi kehidupan seperti; politik, lingkungan, perekonomian , kemanusian dan cinta.

“Aku tidak berpikir untuk mengubah dunia. Aku hanya ingin mengubah diriku sendiri dengan langkah kecilku.” demikian kredo Gio dalam menggeluti dunia seni rupa.

Gio menambahkan dirinya hanya ingin menerima ketidaksempurnaanku. Karena dirinya sendiri ditolak karena ketidaksempurnaanku

Padahal dari sisi lain, lanjut Gio, ketidaksempurnaan bisa menjadi keindahan tersendiri. Jika kita dapat menerima dari sudut pandang yang berbeda. Maka Gio menerima ketidaksempurnaan sebagai langkah kecilnya.

Baca Juga :  DAAL Siap Gelar Workshop Penciptaan Tari & Musik Bertajuk LAPAH

Melukis bagi Gio sebagai media keseimbangan. Karena obyek kebanyakan alam nyata nan indah. Gio hanya ingin memilih jalan beda. Pasalnya, tidak adil jika semua orang hanya menyukai keindahan. Sementara yang dianggap “tidak indah” jarang dilihat. Begitu juga, tandas Gio, dalam kehidupan, manusia cenderung hanya mendekat, melihat, mengapresiasi yang bagus, indah, megah, kaya, ganteng dan cantik –yang tidak sempurna — cenderung dijauhi.

Padahal menrut Gio dari sisi lain ketidaksempurnaan bisa menjadi keindahan tersendiri. Jika kita dapat menerima dari sudut pandang yang berbeda. Maka Gio menerima ketidaksempurnaan sebagai langkahnya..

Tanggungjawab Pelukis

Gio mengatakan setiap pilihan ada konsekuesinya, maka ketika memilih sebagi pelukis (seniman)tanggungjawab moralnya pada masyarakat menyajikan karya-karyanya dalam bentuk medan apresiasi alias pameran. “Kalau punya pilihan dan dilakoninya dengan ikhlas pasti ada hasilnya. Melangkah jangan setengah-setengah. Langkah kecil yang diayunkan adalah awal kita menuju tujuan yang kita impikan,’ ujar Gio setengah berfilosofi.

Maka disela-sela kesiukannya menjadi pelukis mural Gio secara aktif ikut berpameran bersama baik bersama Kelompok 5 Rupa grupnya dan juga pelukis lainnya. Pameran tunggal juga pernah dilakoninya.

Baca Juga :  Goenarso Siap Taja Pameran Tunggal : “Satoe” di TAN Artspace Semarang

Helat pameran tunggal bertajuk : “Langkah Kecil” yang berlangsung dari 1 -14 September 2022 di Los Kopi, Barber & Coffeshop , Pekunden Utara 556, Semarang merupakan pameran tunggalnya yang kedua. Dua puluh lukisan bergaya surialisme berukuran besar dan kecil karya Giovanni Susanto ditaja dalam pameran ini bertitimangsa 2021 – 2022 yaiitu; Dream on, Suka sama suka, Sedang ingin bercinta, Tegar, Dalam sunyi, Menanti Jawaban, Diperkuda, I wanna go home, Engkau masih kekasihku, Kesetiaan Cinta, .Hapines. .I believe i can fly, .Sandiwara Cinta, .House for Sale, Cinta & Kesetiaan, Jauh dari buah hati, .Masih Tersisa Cinta, Free. Dalam Sunyi#2 danNaga Mencari Cinta.

Gelaran pameran tunggal “Langkah Kecil” Gio ini sebagai penanda kiprah Gio jejaknya di dunia seni rupa sekaligus penanda “keseriusannya’ juga bukti komitmennya untuk intens serta konsisten menjalani langkahnya.

Catatan Pameran dan Karya Mural Gio

Jejak Langkah Pameran Giovanni , yaitu; Pameran bersama Nyala Rupa 2021, Pameran Tunggal di Resonate 2021, Pameran bersama Satu Warna di Resonate 2021,Pameran bersama 5 Rupa Artpaintour#1 di kopi Petualang 2021, Pameran bersama 5 Rupa Artpaintour#2 di Creative hub 2021

Baca Juga :  Mozaik Perang Kembang, Kecamuk Perang Batin di Panggung Kehidupan

Pameran bersama 5 Rupa Artpaintour#3 di kopi Jess 2021, Pameran bersama 5 Rupa Artpaintour#4 di hotel Atria Magelang 2021, Pameran bersama 5 Rupa Journey#1 di Royal Besaran Colomadu 2021, Pameran Nasional Bunga Rumput di TBJT Solo 2021, Pameran Nasional HUT Demak 2022, dan Pameran bersama 5 Rupa Journey #2 di hotel Arrus Semarang.

Sedangkan Mural yang pernah digarap; Mie Clubbing, Indonesia Power, Kopimura Tangsel, Kimochic Tangsel, Kopa kopi Ngaliyan, JJ Park Cangkiran, Waterboom Nusantara Cangkiran

Soto Ayam Bangkong jl Pemuda, Resonate Kafe, Kopi Petualang, Burjo Titik Kumpul, Burjocok, RM Padang Bunda Citra, Mie Gajah Jaya, Ayam Panggang Gajah MadaSMS Seluler Purianjasmara, Toko ikan Puri Anjasmara, Warbun SuratmoJungletoon Bukit Wahid, Rindu Cafe Mulawarman, Ayam Lumer Mulawarman , SD Kanisius Kurmosari, SDN Pendrikan Lor 3, SDN Bulustalan, SDN Bojongsalaman, SDN Gisikdrono, SDN Rejosari 2, SMP Negeri 3, SMP Muhamadiyah Mangkang dan banyak lagi. (Christian Saputro)