Idza : PPO Sampah, Jadi Barokah

Brebes SumateraPost.co – Permasalahan sampah bukan hanya mejadi tanggung jawab pemerintah semata, karena telah menjadi permasalahan manusia di seluruh dunia. Bila dibiarkan, sampah akan menjadi bencana namun bila ada proses Pilih, Pilah dan Olah (PPO) akan mendatangkan berkah. Oleh karena itu perlu peran serta seluruh elemen masyarakat dalam mengolah sampah agar berbuah berkah.
Demikian disampaikan Bupati Brebes Idza Priyanti SE MH saat memimpin apel peringatan World Cleanup Day atau Hari Pembersihan Dunia tingkat Kabupaten Brebes di kompleks Sekretariat BUMDes Pandawa Jaya, Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan, Brebes, Selasa (14/9).
Perilaku membuang sampah sembarangan, kata Idza, janganlah menjadi budaya. Masyarakat harus menata diri, mampu memilih, memilah dan mengolah sampah untuk mengurangi produksi sampah di Kabupaten Brebes.
‘’Jagalah kebersihan, jangan buang sampah sembarangan. Mari pilih, pilah dan olah sampah sesuai jenisnya agar menjadi barang yang lebih berguna sehingga mendatangkan berkah,” ajak Idza.
Dengan langkah PPO, kata Idza, sampah akan menjadi lebih bermanfaat karena bisa didaur ulang seperti dijadikan kompos, pakan ikan dan burung.
Idza mengaku senang atas kreativitas warga dengan mendayagunakan Bank Sampah yang dipadukan dengan agrowisata oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Seperti yang dilakukan BUMDes Pandawa Jaya, Desa Rengaspendawa, telah memadukan antara pengolahan sampah dengan agrowisata.
Selain permasalahan sampah yang menjadi tanggung jawab bersama, Bupati juga mengingatkan kembali agar masyarakat senantiasa melaksanakan Protokol Kesehatan menginggat Pandemi Corono belum berakhir.
“Jangan sepelekan prokes, maskernya dipakai, yang belum vaksin ikutilah. Ingat Pandemi belum berakhir,” ajak Idza.
Apel World Cleanup Day yang dilaksanakan Di komplek Sekretariat Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pandawa Jaya Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan tersebut. Bupati Brebes di dampingi suami dan beberapa Kepala OPD melihat berbagai kegiatan diantaranya tukar sampah dengan bibit pohon, peninjauan budidaya Mangot, tanam pohon, hingga tebar benih ikan dilahan seluas 12 hektar yang akan dijadikan tempat agro wisata keluarga.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Budi Darmawan menjelaskan, produksi sampah di Kabupaten Brebes mencapai 166 ton perhari. Bila tidak ada pengelolaan dan kesadaran masyarakat untuk mengolahnya maka akan menjadi persoalan besar. Untuk itu Budi Darmawan menargetkan penambahan Bank Sampah di setiap desa dan pemukiman.
Peran Bank Sampah, menurut Dadang panggilan akrab Kepala DLHPS itu, sangat signifikan dalam pengolahan sampah. Terbukti, Bank Sampah BUMDes Pandawa Jaya, Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan telah memanfatkan dan memadukan sampah dengan agrowisata.
(Hms/sugiarto).

Baca Juga :  Pendidikan Pertama Bintara TNI-AD TA 2021 Kodam IV/Diponegoro Resmi Dibuka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here