Terkait Permasalahan Pengunduran Diri Calon di Desa Tanjung Sejaro, Ini Kata DPMD Ogan Ilir 

Kepala Dinas PMD Ogan Ilir, Ahmad Lutfi, S.Sos.

Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Sepertinya persoalan pilkades di Desa Tanjung Sejaro Kecamatan Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI) memasuki babak baru. Kabar gembira bagi warga desa, meski tak serentak dan berbeda pelaksanaannya, namun diduga  pilkades di desa tersebut tetap dilaksanakan.

Terkait masalah pengunduran diri calon Kades Tanjung Sejaro, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Ahmad Lutfi, S.Sos, M.Si bersama Sekda OI, H Muhsin Abdullah, ST, MT dan Staf Ahli Bupati Bidang Polkum, Drs H Abdul Rahman Rosyidi, MM, melapor kepada Bupati Panca Wijaya Akbar, Kamis, 22 September 2022.

Baca Juga :  Tambang Pasir Ilegal Milik Salah Satu Anggota DPRD OI Yang Beroperasi di Desa Lebung Bandung Labrak UU No 3!

Hasilnya, menurut Lutfi, dengan adanya calon kades yang mundur tersebut, maka pelaksanaan Pilkades Tanjung Sejaro akan dipisahkan dengan Pilkades serentak.

Untuk Pilkades Tanjung Sejaro, lanjut Lutfi, segera dilakukan tahapan baru dengan mekanisme yang berpedoman pada aturan yang ada.

“Kita akan berupaya agar Pilkades Tanjung Sejaro terlaksana dengan jarak waktu yang tidak terlalu lama dari pilkades serentak. Sehingga pelantikannya juga nanti bisa serempak pada  Desember 2022,” ujar Lutfi.

Baca Juga :  Terkait Tambang Pasir di Lebung Bandung, Anggota DPRD OI AR Membantah Tegas

Terkait dengan adanya calon kades no urut 2 bernama Tin Isnaini yang mundur ditengah jalan tersebut, menurut Lutfi, Bupati Panca Wijaya Akbar meminta agar aturan tentang dendanya supaya dinaikkan semaksimal mungkin, bila perlu Rp 1 Miliar.

“Intinya supaya ke depan tidak ada lagi calon kades yang mundur di tengah jalan,” tegas Lutfi.

Camat Inderalaya Lamsari mengatakan memang benar surat pengunduran calon kades atas nama Tin Isnaini no urut 2 dan uang denda Rp50juta sudah diterima dari pihak panitia pilkades di desa tersebut. Namun uang dan surat pengunduran diri tersebut diserahkan kepada pihak PMD Ogan Ilir. “Kami tidak bisa berkomentar banyak. Sesuai prosedur ya demikian, jadi kami sesuai aturannya saja,”jelasnya.

Baca Juga :  Tambang Pasir Ilegal Milik Salah Satu Anggota DPRD OI Yang Beroperasi di Desa Lebung Bandung Labrak UU No 3!

Sebelumnya berbeda dengan kebanyakan desa lain yang jumlah calon kadesnya mencapai 3 sampai 5 orang, untuk pilkades di Tanjung Sejaro hanya diikuti 2 calon, keduanya yakni Rika (istri Muhammad Ali, Anggota DPRD OI) dan Tin Isnaini (istri Zulfikar, Kades Tanjung Sejaro sekarang).

 

 

(Laporan Jurnalis, FC Ogan Ilir)