BANDARLAMPUNG — KSP Kopdit Mekar Sai menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Swiss-Belhotel Lampung, Minggu (15/2/2026). Mengusung tema “Reideologisasi Koperasi untuk Memperkuat Peran Pemilik”, forum tertinggi koperasi ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus peneguhan kembali jati diri gerakan koperasi.
Sekitar 450 peserta yang terdiri atas utusan unit dan tamu undangan hadir mengikuti jalannya rapat. RAT menjadi ruang pertanggungjawaban pengurus dan pengawas atas pelaksanaan program kerja selama satu tahun buku, sekaligus forum pengambilan keputusan strategis untuk keberlanjutan koperasi.
Ketua Pengurus KSP Kopdit Mekar Sai, Andreas Muhi Pukai, menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan, melainkan hasil refleksi panjang atas dinamika koperasi, termasuk dalam perjalanan 50 tahun Gerakan Koperasi Kredit Indonesia.
Menurutnya, banyak koperasi mulai bergeser dari nilai dasar, lebih berorientasi pada pertumbuhan aset ketimbang pengembangan kualitas manusia sebagai pemilik sejati.
“Prinsip dan nilai koperasi mulai dipertentangkan dan tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Akibatnya, antusiasme anggota sebagai pemilik berkurang. Pendidikan yang seharusnya menjadi pilar justru dianggap pemborosan. Padahal di sanalah kekuatan koperasi,” ujar Andre, sapaan akrabnya.
Ia menekankan pentingnya kembali ke “rumah”, kembali pada jati diri dan prinsip credere—saling percaya—yang menjadi fondasi koperasi kredit.
Pendidikan, lanjutnya, menjadi kunci membangun kesadaran anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
“Melalui pendidikan, anggota memahami hak dan kewajiban, serta prinsip dasar yang membedakan koperasi dari lembaga keuangan lainnya. Tanpa itu, koperasi akan kehilangan identitas,” tegasnya.
Andre berharap pasca-RAT seluruh elemen—manajemen, pengurus, pengawas, dan anggota—mampu menjalankan keputusan bersama dengan penuh tanggung jawab. Komitmen sebagai pemilik harus terus diperkuat agar koperasi tetap sehat, mandiri, berkelanjutan, dan benar-benar menjadi sarana peningkatan kesejahteraan anggota.
RAT tahun ini juga menghadirkan nuansa berbeda. Kepanitiaan sepenuhnya dipercayakan kepada anggota muda. Ketua Panitia Ignatius Setyawan Sutanto bersama tim telah melakukan persiapan sejak akhir tahun, dengan berlandaskan evaluasi pelaksanaan RAT sebelumnya.
Jalannya rapat dipimpin oleh Yohanes Sunaryo sebagai ketua dan Roberta Adinda Kesumajati sebagai sekretaris, guna memastikan seluruh rangkaian agenda berlangsung tertib dan efektif.
Bagi KSP Kopdit Mekar Sai, RAT bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan ruang refleksi dan peneguhan komitmen bersama. Di sanalah arah koperasi ditentukan—bukan semata mengejar angka pertumbuhan, melainkan menjaga ruh gerakan: dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. (Christian Saputro)




