SEMARANG — Bengkel Sastra Taman Maluku (BeSTM) bersama Satupena Jawa Tengah meluncurkan buku Honesta untuk memperingati 90 tahun kelahiran sastrawan nasional Nh. Dini, di Perpustakaan Jawa Tengah, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang penghormatan sekaligus refleksi atas kontribusi Nh. Dini dalam sastra Indonesia. Buku tersebut memuat prolog Triyanto Triwikromo dan epilog Suminto A. Sayuti, serta dikuratori Sulis Bambang dan Nia Samsihono.
Selain peluncuran dan bedah buku, acara juga diisi pemutaran film dokumenter tentang Nh. Dini, pembacaan puisi oleh sejumlah penyair seperti Eko Tunas, Fajar Anggraeni, Heru Mugiarso, serta penampilan penyair lainnya. Musikalisasi puisi oleh Yanti S Prayitno turut menambah suasana artistik.
Tausiyah sastra oleh Triyanto Triwikromo menekankan pentingnya sastra sebagai ruang refleksi kemanusiaan. “Karya sastra bukan sekadar estetika, tetapi juga cara manusia memahami dirinya,” ujarnya.
Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jawa Tengah, Nur Cahyati, menyatakan kegiatan ini penting untuk memperkuat budaya literasi.
“Ini bukan sekadar peluncuran buku, tetapi penghormatan terhadap tokoh sastra dan upaya menjaga ingatan kolektif,” katanya.
Acara ditutup dengan ramah-tamah, makan siang bersama, serta sesi “Panggang Sastra” yang dipandu Maya Ofifa Kristianti.
Sulis Bambang menegaskan, usia 90 tahun bagi seorang penulis adalah jejak kata yang terus hidup. “Nh. Dini telah melampaui zamannya melalui karya-karyanya,” ujarnya.
Melalui Honesta, BeSTM dan Satupena Jateng berharap lahir semangat baru dalam merawat literasi dan meneruskan warisan sastra kepada generasi muda. (Christian Saputro)




