SEMARANG – Semangat merayakan keberagaman bahasa dan budaya dunia kembali bergema di Kota Semarang melalui Semaine de la Francophonie 2026. Alliance Française (AF) Semarang menggelar rangkaian acara edukatif dan kreatif yang terbuka bagi masyarakat umum, mulai dari lomba video wisata hingga kompetisi dikte bahasa Prancis.
Direktur AF Semarang, Kiki Martaty, menuturkan bahwa seluruh agenda tahun ini diselenggarakan dengan sistem hibrida (kombinasi daring dan luring). “Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan budaya sekaligus mendorong masyarakat untuk mengenal bahasa Prancis secara lebih kreatif dan aplikatif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/4).
Lomba Video Wisata: Mempromosikan Jawa Tengah ke Dunia
Salah satu agenda unggulan adalah Concours de vidéos touristiques (Lomba Video Wisata). Terbuka untuk umum, kompetisi ini menantang peserta untuk memproduksi video berdurasi 2–4 menit yang menampilkan destinasi wisata di Jawa Tengah. Video harus memuat informasi menarik serta rekomendasi aktivitas yang dapat dilakukan pengunjung di lokasi tersebut.
Tahap seleksi awal berlangsung secara daring dengan batas pengumpulan karya pada 16 April 2026 pukul 15.00 WIB. Proses kurasi akan berjalan hingga 20 April, dengan pengumuman finalis pada 21 April 2026. Para finalis kemudian akan berkompetisi secara langsung dalam babak final yang digelar di Semarang pada 22 April 2026.
“Ini adalah momentum penting untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kita kepada publik internasional melalui medium bahasa,” tambah Kiki.
Lomba Dikte bagi Pelajar
Selain kompetisi video, AF Semarang juga menyelenggarakan Concours de dictée atau lomba dikte khusus pelajar tingkat SMP hingga SMA/sederajat se-Jawa Tengah. Agenda ini bertujuan mengasah kemampuan menyimak (listening), ketepatan ejaan, dan pemahaman struktur bahasa Prancis secara komprehensif.
Lomba dikte dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026 dan dapat diikuti secara cuma-cuma (gratis). Panitia mencatat antusiasme pendaftaran terus meningkat seiring kemudahan akses registrasi yang tersedia secara daring melalui tautan resmi AF Semarang.
Melalui Pekan Frankofoni 2026 ini, AF Semarang berharap dapat mempererat hubungan lintas budaya serta membuka peluang bagi generasi muda untuk berkiprah di kancah global dengan semangat inklusivitas dan kolaborasi. (Christian Saputro)




